• EKSEKUTIF

Kemenperin Dorong Pelaku Industri Furnitur Lokal Berdaya Saing Global

Agus Mughni Muttaqin | Selasa, 17 Sep 2024 14:45 WIB
Kemenperin Dorong Pelaku Industri Furnitur Lokal Berdaya Saing Global Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pelaku industri furnitur Indonesia untuk mengembangkan potensi mereka dalam menghadapi pasar global (Foto: Kemenperin)

Indonesiainfo.id - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pelaku industri furnitur lokal untuk mengembangkan potensi mereka dalam menghadapi pasar global yang semakin kompetitif.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, menuturkan bahwa dalam era di mana kualitas, desain, dan inovasi menjadi kunci utama, pelaku industri furnitur di tanah air diharapkan dapat memanfaatkan peluang ini dengan lebih baik.

"Kami berkomitmen untuk mendukung pelaku industri kecil dan menengah (IKM) furnitur di Indonesia agar dapat meningkatkan daya saing mereka di pasar internasional," ujar Reni dalam keterangan resmi dikutip pada Selasa (17/9).

Langkah strategis dari Kemenperin mencakup bimbingan teknis produksi, restrukturisasi mesin, pengembangan sentra IKM, serta fasilitasi mesin dan peralatan.

Salah satu inisiatif penting adalah partisipasi dalam Pameran IFFINA – Indonesia Meubel & Design Expo 2024, yang diselenggarakan pada 14 – 17 September 2024 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD.

Pameran bertaraf internasional ini, diselenggarakan oleh Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (ASMINDO), mengusung tema “An Unmissable Stop of Furniture Event Circle” dengan slogan “Sustainable by Design”. Dengan tema berfokus pada desain yang berkelanjutan, pameran ini menghadirkan peluang bagi IKM untuk memperluas jaringan dan menjangkau pasar ekspor yang lebih luas.

"Pameran IFFINA merupakan platform penting bagi IKM furnitur lokal untuk memamerkan inovasi mereka dan menjalin kemitraan dengan buyer internasional," jelas Reni.

Data terbaru menunjukkan bahwa potensi ekspor produk furnitur Indonesia cukup besar, dengan total ekspor mencapai USD 2,11 miliar pada tahun 2023. Pada periode Januari hingga Juli 2024, nilai ekspor telah mencapai USD 1,2 miliar. Melalui pameran seperti IFFINA, IKM furnitur lokal diharapkan dapat memanfaatkan peluang ini untuk memasuki pasar global dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dari seluruh dunia.

Kemenperin juga telah menyiapkan fasilitasi khusus untuk enam IKM furnitur unggulan yang terpilih, yaitu CV Indoplanet Furniture, CV Jafaa Berdikari, CV Shaniquaa Bamboo, IKM Teak123, CV Mandiri Cipta Adikarya, dan PT Yogya Indo Global. Fasilitasi ini merupakan bagian dari dukungan berkelanjutan Kemenperin untuk membantu IKM mengembangkan kapasitas mereka dan meningkatkan daya saing di tingkat internasional.

Pameran IFFINA 2024 merupakan bagian dari siklus pameran furnitur internasional yang dimulai dari VIFA ASEAN di Vietnam, diikuti KOFURN di Korea Selatan, Furniture China di Tiongkok, IFFINA di Indonesia, dan akan diakhiri dengan Find Design Fair Asia di Singapura pada akhir September 2024.

Kegiatan ini menjadi ajang penting bagi pelaku industri furnitur untuk mempelajari perkembangan terbaru, melakukan transaksi ekspor, dan memperluas jaringan bisnis.

Dengan berbagai upaya dan dukungan ini, Kemenperin berharap industri furnitur Indonesia dapat terus berkembang, berinovasi, dan bersaing secara global.