• EKSEKUTIF

Kantornya Digeledah Polisi, Menteri Komdigi: Tugas Utama Kami Memberantas Judi Online

Agus Mughni Muttaqin | Sabtu, 02 Nov 2024 15:38 WIB
Kantornya Digeledah Polisi, Menteri Komdigi: Tugas Utama Kami Memberantas Judi Online Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid memberi keterangan pers terkait pemberantasan judi online (Foto: Kominfo.go.id)

Indonesiainfo.id - Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid memastikan pihaknya mendukung upaya Kepolisan Republik Indonesia (Polri) untuk mendalami dugaan kolusi pegawai Kementerian Komdigi dengan penyelenggara situs judi online.

Menteri Komdigi menegaskan tetap mengedepankan prinsip keterbukaan dan dukungan atas upaya Polri mendalami kasus tersebut. 

Sebelumnya, penyelidik Polri telah melakukan penggeledahan beberapa ruangan di Kantor Pusat Kementerian Komdigi, guna mendalami dugaan kolusi pegawai di kementerian yang dimpimpin Menteri Metya Hafid itu dengan penyelenggara situs judi online.

"Kami menunggu informasi lebih lanjut dari Kepolisian. Tugas utama kami adalah memberantas judi online,” ujarnya dalam siaran pers dikutip di Jakarta, Sabtu (2/11).

Keterangan tersebut Menteri Metya sampaikan usai melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (01/11/2024) sore.

Menteri Meutya menuturkan, sejak pelantikan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Komdigi telah menangani 187 ribu situs yang terindikasi memfasilitasi judi online. Menurutnya, penanganan ini merupakan kinerja pemutusan akses situs judi online terbanyak dalam rentang waktu 10 hari.

“Sepuluh hari setelah beliau (Presiden) dilantik, 187 ribu situs (sudah ditangani). Mudah-mudahan dalam waktu 3 bulanan, kita bisa menangani 1,8 juta hingga 2 juta. Kita akan menaikkan terus (kinerja),” tegasnya.

Dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo, Menteri Meutya mengaku mendapatkan dukungan penuh untuk menuntaskan kasus perjudian online di Indonesia.

“Beliau memberikan amanat langsung terkait penanganan judi online. Paling tidak, kita persempit terus celah kepada mereka yang ingin melakukan kejahatan di dunia maya, termasuk judi online,” kata Meutya.

Sebagai langkah proaktif, Kementerian Komdigi terus meningkatkan pengawasan situs terindikasi judi online dan memperbanyak program pembinaan untuk pegawai.

“Salah satunya dengan mengadakan apel setiap shift sebelum bertugas untuk membangkitkan semangat nasionalisme dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan  Pakta Integritas Anti Judi Online,” jelasnya.