• EKSEKUTIF

Dorong Penerapan Industri 4.0, Kemenperin Gelar Workshop INDI 4.0

M. Habib Saifullah | Selasa, 19 Nov 2024 14:22 WIB
Dorong Penerapan Industri 4.0, Kemenperin Gelar Workshop INDI 4.0 Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Reni Yanita (Foto: Ist)

INDONESIAINFO.ID - Di tengah persaingan ekonomi global yang semakin ketat, implementasi teknologi industri 4.0 tak dapat dihindari. Untuk itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong akselerasi implementasi industri 4.0, salah satunya melalui Workshop INDI 4.0.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita mengatakan, implementasi teknologi digital dan otomatisasi ini selaras dengan peta jalan Making Indonesia 4.0 yang telah diluncurkan pada tahun 2018.
"Dengan adanya peta jalan tersebut, kami berupaya untuk mendorong penerapan teknologi dalam proses bisnis yang dilakukan oleh IKM, mulai dari manajemen, lini produksi hingga penguatan akses pemasaran," ujar Yeni dalam keterangannya, dikutip di Jakarta, Senin (19/11/2024).

Adapun untuk mendukung target industri 4.0, terdapat 10 prioritas nasional yang menjadi fokus utama dalam inisiatif Making Indonesia 4.0, salah satunya adalah pemberdayaan IKM dalam perkembangan teknologi digital.

Selain itu, Ditjen IKMA juga rutin melaksanakan program literasi digital kepada pelaku IKM, khususnya terkait pemasaran daring melalui pelaksanaan program e-Smart IKM. Ditjen IKMA juga bekerja sama dengan marketplace untuk memberikan kesempatan kepada IKM agar dapat memajang produknya di pasar daring.

Tak hanya itu, Ditjen IKMA juga menekankan pentingnya peranan teknologi dalam proses bisnis IKM dan terus mengukur kesiapan IKM dalam menjalankan implementasi teknologi industri 4.0 ini.

"Melalui awareness Industry 4.0, kami berharap banyak potensi yang dapat dikembangkan," kata Reni.

Dirjen IKMA menyampaikan, penerapan teknologi industri 4.0 telah berdampak di lingkup IKM, seperti pada IKM gula palma di Banyumas, IKM logam di Tegal, maupun di sentra IKM lainnya.

"Penerapan teknologi secara signifikan dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi sumber daya dan kualitas produk," kata dia.