• EKSEKUTIF

Pastikan Keamanan Libur Nataru, Wamenhub Tinjau Sejumlah Pelabuhan

M. Habib Saifullah | Sabtu, 14 Des 2024 12:05 WIB
Pastikan Keamanan Libur Nataru, Wamenhub Tinjau Sejumlah Pelabuhan Kunjungan Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana bersama Kepala Korp Lalu Lintas (Korlantas) Polri Aan Suhanan di sejumlah pelabuhan di kawasan Banten dan Lampung (Foto: Kemenhub)

INDONESIAINFO.ID - Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana bersama Kepala Korp Lalu Lintas (Korlantas) Polri Aan Suhanan meninjau sejumlah pelabuhan di kawasan Banten dan Lampung yang akan dioperasikan jelang penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Beberapa pelabuhan tersebut, antara lain: Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, Pelabuhan BBJ Bojonegara, Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan BBJ Muara Pilu, dan Pelabuhan Wika Beton.

Wamenhub ingin memastikan bahwa rencana operasi yang telah disiapkan oleh seluruh stakeholder dapat berjalan dengan lancar saat waktu pelaksanaan.

"Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima yang berkeselamatan dan nyaman kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan dari Pulau Jawa menuju Sumatera, atau sebaliknya," ujar Wamenhub di Pelabuhan Merak, Banten, Jumat (13/12).

Wamenhub menjelaskan, dari peninjauan yang telah dikakukan, ia optimistis bahwa pelaksanaan Angkutan Nataru 2024/2025 di penyeberangan Merak-Bakauheni akan berlangsung dengan lancar.

Optimisme itu makin kuat setelah dirinya menyaksikan secara langsung Tactical Floor Game (TFG) atau simulasi rencana operasi yang dilakukan oleh Ditlantas Polda Banten dan Ditlantas Polda Lampung.

"Secara keseluruhan, kesiapan para petugas di lapangan dan stakeholder terkait di penyeberangan Merak- Bakauheni sudah sangat baik, mulai dari rencana operasi hingga mitigasi risiko," kata Wamenhub.

Kemudian, Wamenhub juga mengimbau masyarakat dan seluruh stakeholder untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi pada masa Nataru 2024/2025.

"Jika terjadi cuaca buruk seperti gelombang tinggi di Selat Sunda, pihak KSOP harus segera menginformasikan hal tersebut kepada rekan-rekan di lapangan, baik kepada pihak Kepolisian dan stakeholder terkait," kata Wamenhub.

"Dengan begitu, para petugas bisa melakukan mitigasi untuk mencegah kepadatan kendaraan yang akan menuju ke pelabuhan," imbuh dia.

Sejalan dengan itu, Wamenhub menyarankan masyarakat yang akan melakukan perjalanan untuk memastikan kendaraan yang digunakan benar-benar dalam kondisi yang laik jalan. Apabila menggunakan angkutan umum, pastikan armada yang dipilih telah menjalani uji keselamatan.

Wamenhub juga berpesan agar masyarakat tidak membeli tiket kapal penyeberangan melalui calo atau jalur tidak resmi lainnya untuk menghindari penipuan.

"Saya menyarankan untuk membeli tiket lewat Ferizy atau di lokasi resmi yang disediakan, seperti di KM 43 dan KM 68 Tol Tangerang-Merak," kata dia.